Selasa, 23 Oktober 2012


PENGENALAN CISCO SYSTEM PADA DUNIA NETWORKING

ABSTRAKSI
CISCO merupakan suatu perusahaan system informasi yang bergerak di berbagai sektor
dalam dunia informatika, sehingga berbagai produk yang telah dikeluarkan baik itu dalam
bentuk software, hardware, maupun dari system operation telah membuat perusahaan ini
memperoleh keuntungan yang tidak sedikit. Cisco juga merupakan perusahaan global
dalam bidang jaringan dan telekomunikasi yang bermarkas di San José, California,
Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1984 dan sampai sekarang memiliki
51.480 pekerja. Cisco juga merupakan salah satu produk untuk Teknologi Informasi,
terutama untuk system perangkat keras jaringan serta telekomunikasinya.

 Pendahuluan
Internetworking merupakan suatu abstraksi yang kuat yang memungkinkan
pembahasan kompleksitas dari teknologi komunikasi beragam.
Dengan menyembunyikan detail dari setiap perangkat keras jaringan dan
menyediakan suatu keadaan komunikasi tingkat tinggi.

Tujuan utama dari internetworking adalah interoperabilitas yang maksimun,
yaitu memaksimalkan kemampuan program pada sistem komputer yang
berbeda dan sistem jaringan yang berbeda untuk berkomunikasi secara
handal dan efisien. Dalam tulisan ini, kami berusaha
mengenalkan Cisco system yang bergerak di bidang internetworking agar
user secara global dapat, setidaknya tau atau mengenali tentang peranan Cisco
system dalam dunia networking. Dibahas juga berbagai perangkat,
baik itu software maupun hardware, yang telah dihasilkan oleh Cisco system inc.
ini.

 Teori Penunjang
Networking adalah sekelompok komputer otonom yang dihubungkan
satu dengan lainnya dengan menggunakan protokol komunikasi
sehingga dapat saling berbagi datainformasi, program -program,
penggunaan bersama perangkat keras seperti printer, hard disk, dan sebagainnya.
Prinsip dasar dalam sistem jaringan ini adalah proses pengirim ke penerima
melalui media komunikasi tertentu. Tujuan dibangunnya suatu jaringan
komputer adalah untuk membawa datainformasi dari sisi pengirim menuju
penerima secara cepat dan tepat tanpa adanya kesalahan melalui media
transmisi atau media komunikasi tertentu. Lahirnya teknologi jaringan
komputer tel ah melahirkan peluang baru bagi terciptanya pusat kenggulan kompetitif. Dengan kemampuan pengintegrasian data yang baik, maka perusahaan lebih cermat dalam melakukan kontrol, koordinasi dan pembuatan keputusan. Disamping itu, jaringan computer memungkinkan untuk memberikan layanan yang lebih dinamis dan sepat kepada user. Berbagai macam
perusahaan telah melirik dan menggunakan jaringan komputer ini sebagai keunggulan kompetitif, antara lain supermarket, usaha dagang, perhotelan, rumah sakit, perguruan
tinggi, dan lain sebagainya. Dewasa ini dengan semakin banyaknya perusahaan maupun instansi
yan menggunakan jaringan komputer ini, semakin banyak pula perushaanperusahaan
yang berlomba-lomba untuk  mengahasilkan peralatan untuk membangun sebuah
jaringan computer dengan skala kecil maupun skala besar, salah satu diantara perusahaan tersebut adalah CISCO, dengan berbagai keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut mereka mampu menghasilkan peralatan-peralatan yang baik, dan semakin dikembangkan secara terus menerus agar dapat bekerja lebih baik dalam membangun sebuah jaringan komputer.
Cisco IOS (Internet Operating
System). Proses penyatuan
Seperti halnya sebuah computer yang akan meningkatkan produktifitas suatu individu pem iliknya, maka jaringan internet yang efisien akan meningkatkan produktifitas dari sekelompok atau lebih penggunanya. Dan dengan cara yang sama seperti jaringan area lokal (LAN)
akan bergantung pada perangkat lunak berbasis sistem operasi jaringan (NOS) untuk memfungsikannya, sebuah internetwork bergantung pada suatu sistem operasi yang canggih (juga diimplementasikan dalam perangkat lunak) untuk menghubungkan seluruh pengguna secara efektif di seluruh dunia. Kepintaran suatu internetwork adalah terletak pada sistem operasi yang dimilikinya. Dimana sebuah perangkat keras pasti akan berubah setiap beberapa waktu dengan adanya pengenalan prosesor generasi baru, switching, dan juga berbagai komponen memory dan perangkat keras lainnya. Namun sebuah perangkat lunak dalam jaringan
internetworking bagaikan benang yang menyatukan atau menghubungkan keduanya serta jaringan yang berbeda dan sebaliknya menyediakan jalur migrasi yang scalable. Sama seperti suatu  perusahaan yang berinfestasi pada suatu jaringan, Cisco IOS adalah suatu perusahaan yang
berinvestasi secara strategis yang memungkinkan pengaturan yang menjamin internetworking kedepannya. IOS mendukung perubahan yang tak terelakkan dan migrasi melalui kemampuan untuk mengintegrasikan semua aspek yang yang berkembang dalam jaringan. Ini termasuk router, ATM switch, LAN dan WAN switch, file server, hub, komputer pribadi dan berbagai perangkat lainnya yang memiliki andil pada suatu organisasi internetwork. Oleh tenaga cisco sendiri dan teknologi yang digunakan oleh mitra yang menggunakan IOS kedalam produk
mereka, IOS memungkinkan perusahaan membangun dan meningkatkan suatu sistem informasi yang efektif.

Router
Router adalah perangkat antara / penghubung yang dapat digunakan untuk
meghubungkan dua jaringan lokal yang mempunyai protokol yang sama pada lapisan jaringan OSI sedangkan protocol pada lapisan fisik dan data link berbeda Dengan digunakannya protokol
lapisan jaringan, Router memiliki beberapa kelebihan yang perlu
dipertimbangan, antara lain :
· Mudah disesuaikan bila ada perubahan topologi keseluruhan jarinngan.
· Besar keseluruhan jaringan tidak terbatas.
· Tidak menolak paket yang besar untuk diteruskan.
· Kesibukansatu sub jaringan tidak mempengaruhi keseluruhan jaringan.

LAN, WAN dan M AN
LAN (Local Area Network) adalah suatu kumpulan komputer, dimana terdapat beberapa unit komputer (client) dan 1 unit komputer untuk bank data (server). Antara masing-masing client
maupun antara client dan server dapat saling bertukar file maupun saling
menggunakan printer yang terhubung pada unit -unit komputer yang terhubung pada jaringan.
Berdasarkan kabel yang digunakan ,ada dua cara membuat jaringan LAN, yaitu dengan kabel BNC dan kabel UTP.

Keuntungan Menggunakan LAN :
· Pertukaran file dapat dilakukandengan mudah (File Sharing).
· Pemakaian printer dapat dilakukanoleh semua client (Printer Sharing).
· File-file data dapat disimpan padaserver, sehingga data dapat diakses dari semua client menurut otorisasi sekuritas dari semua karyawan, yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin.
· File data yang keluar/masuk dari/ke server dapat di kontrol.




WAN (Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN dan/atau Workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan
alat komunikasi modem dan jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun antar kantor cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relative murah. Sistem jaringan ini dapat menggunakan jaringan Internet yang sudah ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang berada di lain kota ataupun negara.

Keuntungan menggunakan WAN :
· Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang.
· Komunikasi antar kantor dapat menggunakan E-Mail & Chat.
· File yang biasanya dikirimkan melalui fax ataupun paket pos, dapat dikirim melalui E-mail dan
Transfer file dari/ke kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang relatif murah dan dalam
jangka waktu yang sangat cepat.
· Pooling Data dan Updating Data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan.


                                     Gambar Topologi WAN



Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan
dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantorkantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.
 Gambar Topologi MAN.

                            Ganbar Topologi MAN


Switching
Dalam sebuah rangkaian jaringan komputer yang kompleks dan besar, kamunikasi biasanya dilakukan dengan cara melakukan transmisi data melalui simpul-simpul jaringan. Simpul-simpul jarinngan tersebut diwakili oleh peralatan-peralatan interjaringan, seperti switch. Simpul-simpul itu berfungsi untuk menyediakan fasilitas switching yang akan memindahkan data dari simpul
yang satu ke simpul yang lain hingga paket data sampai ke tujuan. Salah satu layanan dari simpul-simpul tersebut adalah mencari rute untuk jalur transmisi paket data dari komputer penerima. Dalam sebagian besar subjaringan, paket-paket data akan memerlukan banyak lompatan dalam melakukan perjalanan.

Deskripsi bisnis perusahaan
Cisco system.inc merupakan suatuperusahaan global dalam bidang jaringan dan telekomunikasi yang bermarkas di San Jose, California. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1984 dengan
memperkerjakan sekitar 52.000 pekerja sampai saat ini. Dengan visi “Merubah
bagaimana cara hidup, bekerja, bermain belajar” dan slogannya “Selamat dating di dunia jaringan”, Cisco merupakan suatu produk untuk teknologi informasi kelas atas terutama untuk system, perangkat keras jaringan serta telekomunikasinya. Cisco system (Cisco) menjual
jaringan dan komunikasi teknologi, peralatan dan pelayanan untuk data transportasi, suara dan video untuk pengguna di seluruh dunia. Produk dan pelayanan terdiri dari beberapa kategori,
diantaeanya adalah : router, switch, network access, IP telephony, keamanan, jaringan fiber optic (serat optic), jaringan data centre, jaringan via sinyal, jaringan untuk homestay, pelayanan teknis dan pelayanan jaringan. Berbagai produk Cisco ditujukan kepada korporate bisnis, institusi umum, perusahaan telekomunikasi dan segala jenis ukuran bisnis sampai kerumahrumah. Cisco juga menyediakan produk yang digunakan untuk mengantar data, suara, video untuk antar gedung, antar kampus, dan seluruh dunia. Model pengelolaan bisnis Cisco lebih ke globalisasi dan termanagement melalui 5 bagian negara, yaitu : Canada, Eropa, Asia Pasifik, dan Jepang serta market yang ada. Bisnis perusahaan ini juga bergerak di dua sektor utama yaitu produk dan pelayanan. Untuk produk, perusahaan ini telah mengeluarkan berbagai produk dalam memajukan mutu dari internetworking. Gambar topologi networking Cisco Produk Cisco routing menawarkan fitur yang terdepan untuk meningkatkan kemampuan sistem, keamanan, kestabilan dan performa yang baik dalam pengiriman data informasi. Teknologi routing diciptakan untuk internet dan intranet. Router tersebut digunakan untuk menyambungkan beberapa jaringan
komputer, mengantarkan informasi baik itu data, suara maupun video, untuk satu
jaringan ke jaringan lain. Perusahaan Cisco menawarkan router dengan berbagai penawaran, baik itu untuk perusahaan yang bergerak di bagian infrastruktur jaringan, untuk ISP (internet
service provider), maupun perusahaan besar yang menggunakan router untuk diakses oleh semua penggunanya. Produk Cisco Switching tawarkan bermacam-macam model koneksi yang
digunakan oleh seluruh pelanggan. Switch berfungsi untuk menghubungkan beberapa kumpulan komputer dan server Dan berfungsi untuk mengumpulkan semua LAN (Lokal Area Network),
MAN (Metropolitan Area Network), dan WAN (Wide Area Network). Switch adalah produk yang menggabungkan beberapa teknologi jaringan yang digunakan untuk gedung-gedung dan
kampus yang biasanya disebut LAN, dan untuk melalui beberapa kota yang disebut MAN, serta teknologi yang melalui beberapa atau seluruh daerah yang disebut WAN. Cisco mengenalkan
beberapa produk diantaranya : Ethernet, Gigabit Ethernet, Sinkronis transfer data, SONET (paket Synchronous Optical Network) dan multi-protocol label switching.

Simpulan Dari tulisan yang kami buat, dapat kami sinpulkan bahwa :
1. Dewasa ini kebutuhan user akan kecepatan pengiriman data semakin meningkat. Sehingga
internet merupakan kebutuhan yang cukup penting untuk dimiliki.
2. Berbagai komponen jaringan semakin dikembangkan, guna untuk memenuhi kebutuhan
pengaksesan suatu data dengan cepat dan efisien.
3. Cisco.inc system merupakan suatu perusahaan yang bergerak dibidang teknologi informasi
terutama di bidang networking. Berdiri pada tahun 1984 dan juga bermarkas di San Jose telah
memperkerjakan lebih dari 5000 pekerja.
4. Berbagai komponen jaringan yang telah di buat oleh cisco guna menunjang kebutuhan akan pengaksesan data yang lebih cepat dan efisien antara lain Router, File Server, Switcher, dan berbagai perangkat keras yang menunjang kinerja jaringan dari Cisco tersebut.
Referensi
ü Buku Konsep dan Perancangan Jaringan Komputer karya Budi Sutedjo Dharma Oetomo,
        S.Kom.,MM

Dari keterangan diatas, semoga postingan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca blog saya. Silakan tinggalkan pesan atau komentar anda jika postingan ini masih banyak kekurangan.





Rabu, 10 Oktober 2012

Disk Array



Raid (Redundant Array of Independent Disk)
RAID (Redundant Array of Independent Disk) merupakan metode yang sangat ampuh dalam lingkup penyimpanan data dan didesain untuk meningkatkan reliabilitas penyimpanan data. Secara sedehana, RAID bisa diartikan sebagai cara menyimpan data pada beberapa harddisk. Dengan begini, kinerja PC bisa meningkat. Selain itu, salinan data juga bisa dijadikan back-up. Redundansi informasi berguna untuk memperbaharui data pemakai seandainya salah satu array atau alur akses data mengalami kerusakan.
Tiga karekteristik umum dari RAID ini, yaitu:
1.RAID adalah sebuah set dari beberapa physical drive yang dipandang oleh sistem operasi sebagai sebuah logical drive.
2.Data didistribusikan kedalam array dari beberapa physical drive
3.Kapasitas disk yang belebih digunakan untuk menyimpan informasi paritas, yang menjamin data dapat diperbaiki jika terjadi kegagalan pada salah satu disk.
RAID dapat berupa software, hardware atau kombinasi keduanya. Umumnya RAID Software cenderung memberi duplikasi atau mirroring. RAID hardware melalui proteksi paritas.

Keuntungan dari Raid diantaranya:
1. Memberi toleransi terhadap kerusakan akses data dengan melakukan  operasi mirroring atau parity
2
. Meningkatkan kecepatan akses dengan membagi data menjadi beberapa blok ketika melakukan pembacaan / penulisan pada beberapa harddisk paralel
3
.Menyederhanakan manajemen dengan menggabungkan beberapa harddisk menjadi satu volume dengan kapasitas besar atau beberapa kelompok volume.

Kelebihan utama RAID terletak pada dua hal : REDUDANSI dan ARRAY.
1
. Redudansi menyediakan toleransi terhadap kerusakan yang terjadi.
2
. Array pada disk akan memberi tempat penyimpanan data yang lebih besar dibanding disk tunggal.
Raid memiliki 7 level yaitu level 0 sampai dengan level 6. Yang masing-masingnya memiliki keunggulan diantaranya:






1. Level 0
dikenal dengan modus stripping. Membutuhkan minimal 2 harddisk. Sistemnya menggabungkan kapasitas dari beberapa harddisk. Sehingga secara logikal hanya terlihat 1 sebuah harddisk dengan kapasitas yang besar (jumlah kapasitas keseluruhan harddisk). RAID 0, digunakan untuk membentuk sebuah partisi yang sangat besar dari beberapa harddisk dengan biaya yang efisien.
kelebihan level ini antara lain akses beberapa blok bisa dilakukan secara paralel sehingga bis lebih cepat. Dan kapasitas data yg ditulis jauh lebih tinggi. Sadangkan kekurangan antara lain akses perblok sama saja seperti tidak ada peningkatan, kehandalan kurang karena tidak adanya pembekc-upan data dengan redundancy. Berdasarkan definisi RAID sebagai redudancy array maka level ini sebenarnya tidak termasuk kedalam kelompok RAID karena tidak menggunakan redundansy untuk peningkatan kinerjanya.

2
. Level 1
Raid level 1 dikenal dengan teknik mirroring Cara ini dapat meningkatkan kinerja disk. tapi jumlah disk yang dibutuhkan menjadi dua kali lipat. Data akan ditulis sama persis ke semua anggota RAID.
Keuntungan dari pola ini adalah jika terjadi kerusakan pada salah satu partisi anggota RAID, maka Anda bisa langsung menggunakan data cadangan di partisi lainnya. Hal ini berbeda dengan RAID 0 karena kerusakan salah satu partisi anggota akan menyebabkan kegagalan baca-tulis secara keseluruhan.


RAID 1 menyediakan redudansi data berupa salinan yang persis sama atau mirroring dari harddisk primer. Apabila sebuah harddisk gagal, seluruh data akan dapat diakses dari harddisk yang lain. perbaikan disk yang rusak dapat dengan cepat dilakukan karena ada mirrornya. Kekurangannya antara lain biaya yang menjadi sangat mahal karena membutuhkan disk 2 kali lipat dari yang biasanya.


3
.  Level 2
Merupakan pengorganisasian dengan error correction code (ECC) atau disebut juga dengan metode humming code. Seperti pada memory dimana pendeteksian mengalami error mengunakan paritas bit.
Kelebihannya antara lain kehandalan membentuk kembali data yang rusak dengan ECC tadi, dan jumlah bit redundansi yang diperlukan lebih sedikit jika dibandingkan dengan level 1 (mirroring). Kelemahannya antara lain perlu adanya perhitungan paritas bit, sehingga menulis atau perubahan data memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan yang tanpa menggunakan paritas bit, level ini memerlukan disk khusus untuk penerapannya yang harganya cukup mahal.






4. Level 3

Raid level 3 ini juga menggunakan sistem stripping. menggunakan harddisk tambahan untuk reliability, namun hanya ditambahkan sebuah harddisk lagi untuk parity. Pengorganisasian ini hampir sama dengan RAID level 2, perbedaanya adalah pada level 3 ini hanya memerlukan sebuah disk redudan, berapapun kumpulan disknya, hal ini dapt dilakukan karena disk controller dapat memeriksa apakah sebuah sector itu dibaca dengan benar atau tidak (mengalami kerusakan atau tidak). Jadi tidak menggunakan ECC, melainkan hanya membutuhakan sebuah bit paritas untuk sekumpulan bit yang mempunyai sekumpulan bit yang mempunyai posisi yang sama pada setiap dis yang berisi data. Selain itu juga menggunakan data striping dan mengakses disk-disk secara parallel.
Kelebihannya antara lain kehandalan (rehabilitas) bagus, akses data lebih cepat karena pembacaan tiap bit dilakukan pada beberapa disk (parlel), hanya butuh 1 disk redudan yang tentunya lebih menguntungkan dengan level 1 dan 2. kelemahannya antara lain perlu adanya perhitungan dan penulisan parity bit akibatnya performannya lebih rendah dibandingkan yang menggunakan paritas.



5
. Level 4
Pengorganisasian dengan paritas blok interleaved, yaitu mengunakan striping data pada level blok, menyimpan sebuah paritas blok pada sebuah disk yang terpisah untuk setiap blok data pada disk-disk lain yang bersesuaian. Jka sebuah disk gagal. Blok paritas tersebut dapat digunakan untuk membentuk kembali blok-blok data pada disk yang bisa lebih cepat karena bisa parlel dan kehandalannya juga bagus karena adanya paritas blok.
Kelemahannya antara lain akses perblok seperti biasa penggunaan 1 disk., bahkan untuk penulisan ke 1 blok memerlukan 4 pengaksesan untuk membaca ke disk data yag bersangkutan dan paritas disk, dan 2 lagi untuk penulisan ke 2 disk itu pula (read-modify-read).


6
. Level 5
RAID 5 pada dasarnya sama dengan RAID 4, namun dengan p
ariti yang terdistribusi. Yakni, tidak menggunakan hard disk khusus untuk menyimpan paritinya, tetapi paritinya tersebut disebar ke seluruh harddisk. Hal ini dilakukan untuk mempercepat akses dan menghindari bottleneck yang terjadi karena akses harddisk tidak terfokus kepada kumpulan harddisk yang berisi data saja.


7
. Level 6
Secara umum adalah peningkatan dari RAID 5, yakni dengan penambahan parity menjadi 2 (p+q). Sehingga jumlah harddisk minimalnya adalah 4 (n+2 ; n > 1). Dengan adanya penambahan pariti sekunder ini, maka kerusakan dua buah harddisk pada saat yang bersamaan masih dapat ditoleransi. Misalnya jika sebuah harddisk mengalami kerusakan, saat proses pertukaran harddisk tersebut terjadi kerusakan lagi di salah satu harddisk yang lain, maka hal ini masih dapat ditoleransi dan tidak mengakibatkan kerusakan data di harddisk bersistem RAID 6.